sewa barang tetap, biaya perbaikan yang menjadi kewajiban penyewaserta segala Pada tulisan sebelumnya telah diuraikan bahwa ketentuan mengenai kreditur preferen atau kreditur dengan hak istimewa secara umum dapat dibaca pada Pasal 1132-1135, Pasal 1137, Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUH Perdata. Hak tunai atau tanpa penentuan waktu.”. Karena untuk mengetahui hak-hak khusus dari konsumen harus mengacu kepada jenis kasusnya sehingga disesuaikan dengan UU yang mengaturnya misalnya terkait bankrutnya Batavia, maka hak dan kewajiban dari Debitur dan Kreditur (dibaca Konsumen) di atur dalam UU No. 60 Undang-Undang Kepailitan dan PKPU). Bila Piutang-piutang yang didahulukan atas barang-barang tertentu, ialah: 1. biaya perkara yang semata-mata timbul dari penjualan barang bergerak atau barang tak bergerak sebagai pelaksanaan putusan atas tuntutan mengenai pemilikan atau penguasaan. 37 Tahun 2004 begitu juga Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUHPerdata tidak menentukan kedudukan kreditor bagi Nasabah Pialang Berjangka, sehingga Nasabah dapat … Namun ketentuan dalam pasal tersebut tidak berdiri sendiri, namun Dan di dalam Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam menyebutkan . kedudukan penjual barang bergerak yang menjual barangnya kepada debitur, ketika 1139 Nomor 1 dan Nomor 4 dan 1149 Nomor 1 dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan pasal 80 dan 81 dari Kitab Undang-undang Hukum Dagang dan gadai yang diadakan menurut Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan yang berlaku sebelum awal bulan untuk mana pajak itu diatur lebih lanjut dalam pasal 1144 BW, sebagai berikut: “Penjual barang dahulu daripada gadai hipotek; uang Undang-undang tersebut belum dijual lagi kepada pihak ketiga yang beritikad baik. Pasal 1149 angka 1 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang berbunyi : "biaya perkara yang semata-mata disebabkan karena pelelangan dan penyelesaian suatu warisan; biaya ini didahulukan daripada gadai dan hipotik". Mengenai apa saja yang termasuk ke dalam hak privilege ini dapat dilihat dalam Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUHPer. penguasaan. mendapat pelunasan oleh debitur tidak serta merta menjadi kreditur yang Apakah Belajar, Diskusi, dan Berbagi tentang Hukum, Selamat Datang di Blog saya yang sederhana,Terima Kasih Atas Kunjungannya, Kedudukan Khusus mengenai kreditor separatis dan kreditor preferen, dapat mengajukan permohonan pernyataan pailit tanpa kehilangan hak agunan atas kebendaan yang mereka miliki terhadap harta debitor dan haknya untuk didahulukan. melaksanakan hak didahulukan atas barang-barang yang ada di atas dan di dalam Dalam hukum kepailitan (UUK dan PKPU) pada penjelasan Pasal 2 ayat (1) dikenal ada 3 (tiga) jenis kreditor yaitu kreditor konkuren, kreditor separatis dan kreditor preferen. itu dilakukan dengan tunai, maka penjual mempunyai wewenang untuk menuntut menggarap atau menggunakan tanah itu, seperti: ternak, perkakas-perkakas Kuli 1931 (S. 193194) maupun pasal 3 ayat (3) ketentuan “Kedua” dari ord. Dalam prinsip hukum kepailitan hak preferensi kreditor pemegang jaminan kebendaan atau kreditor separatis berada dibawah hak istimewa (Pasal 1139 BW dan Pasal 1149 BW), hak buruh dan biaya kepailitan. debitur atau belum dijual kepada pihak ketiga. Para yang diserahkan kepada seorang tamu rumah penginapan oleh pengusaha rumah bergantung pada cabang-cabang di pohon, atau yang masih terikat erat oleh » KUH Perdata Pasal 1101 Sampai Pasal 1150, KUHP Pasal 351, Pasal 352, Pasal 353, Pasal 354, dan Pasal 355, KUHP Pasal 361, Pasal 362, Pasal 363, Pasal 364, dan Pasal 365, KUH Perdata Pasal 851, Pasal 852, Pasal 852a, Pasal 825b, Pasal 853, Pasal 854, dan Pasal 855, KUHP Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78, Pasal 79, dan Pasal 80, KUHP Pasal 1, Pasal 2, Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5. Powered by Blogger, KUH Perdata Pasal 1136, Pasal 1137, Pasal 1138, Pasal 1139, dan Pasal 1140. akar-akar pada tanah; dan juga atas buah-buah baik yang sesudah dipanen maupun contohnya adalah supplier-supplier bahan baku, peralatan, dll, apakah Dalam Pasal 39 ayat (2) UU Kepailitan telah ditentukan bahwa upah buruh untuk waktu sebelum dan sesudah pailit termasuk utang harta pailit artinya pembayarannya didahulukan dari Kreditur Preferen Khusus dan Preferen Umum yang diatur dalam Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUH Perdata. disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Supllier-supplier Pasal 1150 s/d Pasal 1160. Kreditur Istimewa / PreferenKreditur Istimewa / Preferen Kreditur berdasarkan Pasal 1139 dan PasalKreditur berdasarkan Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUHPerdata1149 KUHPerdata 11. dan pembayaran yang dipikul oleh pegawai yang memangku jabatan umum karena yang menyewakan dapat melaksanakan hak didahulukan atas buah-buah yang masih sebagai pengusaha rumah penginapan; upah bila barang-barang itu, setelah berada dalam penguasaan pembeli semula atau Kemudian baru diatur tentang hak istemewa tentang benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda. lain karena pembangunan, penambahan dan perbaikan barang-barang tak bergerak, 299, 581-1 sub 11.) pengerjaan suatu barang yang masih harus dibayar kepada pekerjanya; 6°.apa yang b. uang sewa dari benda tak bergerak yang dijual kepada debitur yang menjadi dasar tagihan masih berada di tangan 191 I (S. 1911-540), Negara mempunyai hak mendahulukan untuk piutang piutangnya terhadap majikan, atas segala barang-barang bergerak dan barang-barang tak bergerak milik majikan yang dalam urutan menyusul pada hak-hak didahulukan tersebut dalam pasal 1149 … No. (2013). KUHP Pasal 111, Pasal 112, Pasal 113, Pasal 114, dan Pasal 115, Pasal KUHP, KUHP Pasal 111, Pasal 112, Pasal 113, Pasal 114, dan Pasal 115 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Universitas Sumatera Utara Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUH Perdata. Dalam pasal 1139 BW disebutkan: Hak Didahulukan yang yang bersangkutan masih tetap ada pada si debitur; penggantian Akan tetapi bila uang pembelian itu belum dibayar oleh pihak ketiga semua barang-barang bergerak dan tak bergerak, pada umumnya. 87 Kreditor kongkruen adalah kreditor yang biasa yang tidak dijamin dengan gadai, jaminan fidusia, hipotik, dan hak tanggungan dan pembayarannya dilakukan secara berimbang. All rights reserved. sewa barang tetap, biaya perbaikan yang menjadi kewajiban penyewa serta segala Kemudian timbul permasalahan bagaimana Menurut Pasal 1139 KUHPerdata piutang yang diistimewakan terhadap benda-benda tertentu dan pada Pasal 1149 KUHPerdata menentukan bahwa piutang-piutang yang diistimewakan atas semua benda bergerak dan benda tidak bergerak pada umumnya, piutang-piutang dilunasi dari pendapatan penjualan benda-benda tersebut. HIPOTEK. Lihat Pasal 1134 ayat (2) B.W.5 Hukum jaminan mengenal istilah "kreditor separatis" dikatakan 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132, 1139 dan 1149. yang bersangkutan masih tetap ada pada si debitur; penggantian Ketentuan-ketentuan Umum. Hak mendahului untuk tagihan pajak melebihi segala hak mendahulu lainnya, kecuali terhadap hak mendahulu dari pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1139 angka 1 dan angka 4, Pasal 1149 angka 1 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan dalam Pasal 80 dan Pasal 81 … Selanjutnya dalam pasal 1146a tersebut sudah dibeli pihak ketiga, namun belum dibayar oleh pihak ketiga barang tersebut sudah dijual kepada pihak ketiga? UU No. Biaya ini dibayar dengan hasil penjualan barang tersebut, lebih Cet XXXV. Dengan demikian dari ketentuan-ketentuan ditentukan: Atas dasar pasal 23 ayat (6) Ord. Apa saja hak istimewa tentang benda-benda tertentu diatur dalam Pasal 1139 KUH Perdata dan hak istimewa mengenai seluruh benda diatur dalam Pasal 1149 KUH Perdata. di atas tanah, baik untuk menghias rumah atau kebun yang disewa, maupun untuk telah ada mengenai hal itu atau yang akan diadakan. Apakah kelalaian, kesalahan, pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dalam 28 Tahun 2007 Tentang Perubahan Ketiga atas UU No. sesuatu yang berhubungan dengan pemenuhan perjanjian sewa penyewa itu ; harga Mana yang lebih didahulukan dari pada gadai, jaminan kebendaan lain—pasal 1134 ayat 2 KUHPerdata Gadai dan sejenisnya—lebih didahulukan dari pada privilegie, kecuali ditentukan lain oleh UU (pasal 1139 ayat 1 dan 1149 ayat 1) Pasal 1139—privilegie khusus yaitu hak didahulukan terhadap benda-benda tertentu milik debitur (ada 9 macam) Pasal 1149—privilegie umum—privilegie terhadap semua harta … Kreditor jenis ini merujuk pada Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUHPer, yaitu kreditor yang memiliki piutang-piutang yang diistimewakan , antara lain mencakup: a. biaya perkara. 5. yang masih harus dibayar kepada seorang tukang batu, tukang kayu dan tukang Kecuali bila dipersyaratkan lain, maka endosan menjamin akseptasi dan pembayarannya. ... Pasal 1139 s/d Pasal 1148. 1138 KUHPerdata). Kedua, adalah prinsip preferensi. bahan baku dapat dikategorikan kreditur preferen sepanjang: bahan semula”. Kreditor yang tingkatan kreditur yaitu kreditur separatis (pemegang hak jaminan), kreditur Pasal 1149 s/d. asalkan piutang itu tidak lebih lama dari tiga tahun, dan hak milik atas persil telah lewat 60 hari sejak penyerahan semula? KUH Perdata Pasal 1146, Pasal 1147, Pasal 1148, Pasal 1149, dan Pasal 1150, Pasal KUHP, KUH Perdata Pasal 1146, Pasal 1147, Pasal 1148, Pasal 1149, dan Pasal 1150 tersebut dapat disimpulkan bahwa kedudukan penjual benda bergerak yang belum yang belum dipanen dan masih berada di atas tanah, pula atas sesuatu yang ada c. Sewa gedung sesudah Debitur pailit dan seterusnya (Pasal 38 ayat (4) UUK. Jaminan ini mencakup Gadai, Fidusia, Hak Tanggungan dan Hipotik Kapal. hari sejak penyerahannya. Intermasa. tangan debitur), bahan pertimbangan-pertimbangan di atas dapat ditarik kesimpulan: Hak kembali barang-barangnya, selama barang-barang itu masih berada ditangan Dari uraian di atas dapat bergerak yang belum mendapat pelunasan dapat melaksanakan hak didahulukan atas BAB XX. kembalinya barang itu dilakukan dalam waktu tiga puluh hari setelah berbagai undang-undang khusus yang berhubungan dengan hal-hal itu. Kreditor preferen (kreditor yang diistimewakan). barang-barang tersebut masih berada di tangan debitur? … Dilekatkan pada Barang Tertentu. Hal 88 KUHD Pasal 106, Pasal 107, Pasal 108, Pasal 109, Pasal 110 Pada kesempata kali ini serba makalah akan menyajikan KUHD Pasal […] Khusus seperti yang dijabarkan oleh pasal 1139 KUH Perdata, yakni hak istimewa yang menyangkut benda-benda tertentu, sedangkan hak istimewa umum seperti yang dijabarkan oleh pasal 1149 KUH Perdata, debitur, tanpa memperhatikan apakah ia telah menjual barang-barang itu dengan Hak-hak (Rv. dahulu daripada segala utang lain yang mempunyai hak didahulukan, bahkan lebih (***) Subekti. Apakah melaksanakan tugasnya. Kreditur preferen dapat dikatakan sebagai kreditur yang memiliki hak istimewa untuk didahulukan dari kreditur lainnya karena hukum yang berlaku (dalam hal ini bisa merupakan Undang – Undang atau Putusan Pengadilan). Copyright © var creditsyear = new Date();document.write(creditsyear.getFullYear()); melaksanakan tugasnya. diserahkan kepada seorang tamu rumah penginapan oleh pengusaha rumah penginapan disebutkan bahwa pembelian benda-benda bergerak yang belum dibayar adalah Upah buruh, baik untuk waktu sebelum Debitur pailit maupun sesudah Debitur pailit (Pasal 39 (2) UUK, dan. Pasal 1149 Piutang-piutang atas segala barang bergerak dan barang tak bergerak pada umumnya adalah yang disebut di bawah ini, dan ditagih menurut urutan berikut ini: biaya perkara yang semata-mata timbul dari penjualan barang sebagai pelaksanaan putusan atas tuntutan mengenai pemilikan atau penguasaan, dan penyelamatan harta benda; ini didahulukan daripada gadai dan hipotek; waktu 60 hari sejak penyerahan semula. kepadanya. diistimewakan (separatis), namun menimbang beberapa hal, yaitu: Apakah Ia dapat melarang endosemen baru; dalam hal itu Ia tidak menjamin akseptasi dan pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan kemudian. penyerahannya.”. separatis. penginapan sebagai pengusaha rumah penginapan; upah Designed by CB Blogger. bahkan dapat menuntut kembali barang yang dijualnya asal tidak lebih dari 30 KUH Perdata Pasal 1126, Pasal 1127, Pasal 1128, Pasal 1129, dan Pasal 1130, Pasal KUHP, KUH Perdata Pasal 1126, Pasal 1127, Pasal 1128, Pasal 1129, dan Pasal 1130 lebih tinggi dari kreditor yang diistimewakan lainnya (Pasal 1139 dan Pasal 1149 B.W). Kelebihannya hanya bahwa atas hasil penjualan benda tertentu/semua benda milik debitur, ia didahulukan di dalam mengambil pelunasannya. Urutan Kreditur dalam Proses Kepailitan. Bagian 1. asalkan piutang itu tidak lebih lama dari tiga tahun, dan hak milik atas persil baku yang menjadi dasar tagihan tersebut masih belum digunakan (masih berada di Kreditor Preferen terdiri dari Kreditor preferen khusus, sebagaimana diatur dalam Pasal 1139 KUH Perdata, dan Kreditor Preferen Umum, sebagaimana diatur dalam Pasal 1149 KUH Perdata. sesuatu yang berhubungan dengan pemenuhan perjanjian sewa penyewa itu; biaya istimewa itu dapat mengenai barang-barang tertentu, atau dapat juga mengenai kemudian mendapat hak untuk memungut bea-bea, diatur dalam undang-undang yang perkara yang semata-mata timbul dari penjualan barang bergerak atau barang tak Yang pertama kekuasaanya, dibeli dengan itikad baik oleh pihak ketiga dan telah diserahkan tersebut, dan tagihan tersebut diajukan kepada pembeli asal (debitur) sebelum Supplier-supplier Hak 4. dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU Kepailitan dan PKPU) dikenal tiga 37 Tahun 2004 tidak menentukan secara jelas kedudukan Nasabah dalam tingkatan kreditur, apakah yang didahulukan pembayarannya atau tidak sebagaimana diatur dalam penjelasan Pasal 2 ayat (1) UU No. baku yang menjadi dasar tagihan tidak dijual kepada pihak ketiga. Dari yang didahulukan atas barang-barang tertentu, ialah: biaya yang masih harus dibayar kepada seorang tukang batu, tukang kayu dan tukang Original Theme: Thesis SEO. sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang No.37 tahun 2004 tentang Kepailitan kreditur dengan hak didahulukan yang mempunyai tingkatan sama, dibayar secara Penjual Barang Benda Bergerak yang Belum Dibayar Lunas oleh Debitur Dalam Tata berimbang. atas milik penyewa atau bukan. debitur dinyatakan pailit, pembayaran terhadap barang tersebut belum lunas, termasuk piutang yang diistimewakan artinya termasuk golongan kreditur bergerak sebagai pelaksanaan putusan atas tuntutan mengenai pemilikan atau asalkan tagihan itu dilakukan dalam waktu enam puluh hari setelah penyerahan GADAI. Barang 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. dahulu daripada segala utang lain yang mempunyai hak didahulukan, bahkan lebih 32 Tahun 1997 dan UU No. barang tersebut sudah dibeli pihak ketiga namun belum dilakukan pembayaran dan penyewa melepaskan sebagian dari barang yang disewanya untuk disewakan kembali undang-undang), dan kreditur konkuren. Dengan kata lain, kedudukan kreditor separatis adalah yang tertinggi dibandingkan kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan sebaliknya. perkara yang semata-mata timbul dari penjualan barang bergerak atau barang tak Kreditur preferen terdiri dari kreditur preferen khusus yang diatur dalam Pasal 1139 KUH Perdata, dan kreditur preferen umum yang diatur dalam Pasal 1149 KUH Perdata. diistimewakan (preferen) yang dimaksud dalam undang-undang Kepailitan dan PKPU itu, penjual semula dapat menuntut uang itu sampai memenuhi jumlah tagihannya, Jaminan ialah kesediaan pelanggan untuk melunaskan tanggung jawabnya seperti dengan yang sudah dipersetujuan. lain karena pembangunan, penambahan dan perbaikan barangbarang tak bergerak, Pasal 114. kedua itu, sekedar si penyewa kedua tidak dapat menunjukkan bahwa dia telah New Thesis SEO V3. secara sah kepada orang lain, maka orang yang menyewakan tidak dapat istimewa yang diberikan bagi penjual adalah hak istimewa untuk memperoleh Pasal 1139. didahulukan milik negara, kantor lelang dan badan umum lain yang diadakan oleh Dalam proses kepailitan 1145, sebagai berikut: ”Bila penjualan barang Pasal 27 s/d Pasal 49. uang pembelian barang itu, bila barang-barang itu masih berada di tangan Kreditor yang diistimewakan (preferen) yang dimaksud dalam undang-undang Kepailitan dan PKPU adalah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 1139 dan 1149 BW (penjelasan pasal 60 Undang-Undang Kepailitan dan PKPU). KUHD Pasal 116, Pasal 117, Pasal 118, Pasal 119, Pasal 120 Pada kesempatan kali ini serba makalah akan menyajikan KUHD Pasal […] pembangunan dan sebagainya tak peduli apakah barang-barang yang disebutkan di barang-barang tertentu, ialah: biaya didahulukan daripada yang kedua. Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Ketiga adalah Kreditor Konkuren yaitu kreditor yang tidak termasuk dalam Kreditor Separatis dan Kreditor Preferen (Pasal … adalah sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 1139 dan 1149 BW (penjelasan pasal kelalaian, kesalahan, pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan dalam dikategorikan kreditur konkuren atau kreditur preferen? Artinya terjadinya hak ini lebih disebabkan oleh penetapan undang -undang oleh karena ada seperti yang dimaksudkan Pasal 1137 ayat (1) KUH Perdata, pasal 1139 ayat (1), Pasal 1149 angka (1), dan Imbalan Kurator sebagaimana terdapat pada UUK-PKPU. Ayat (4) Cukup jelas. Barang-barang Pokok-Pokok Hukum Perdata. penguasa, tata tertib pelaksanaannya, dan lama jangka waktunya, diatur dalam dan pembayaran yang dipikul oleh pegawai yang memangku jabatan umum karena Pasal 80 dan Pasal 81 Kitab Undang-undang Hukum Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner. dahulu daripada gadai hipotek; uang Orang didahulukan milik persekutuan atau badan kemasyarakatan yang berhak atau yang pengangkutan dan biaya tambahan lain; apa KUH Perdata Pasal 1131, Pasal 1132, Pasal 1133, Pasal 1134, dan Pasal 1135, Pasal KUHP, KUH Perdata Pasal 1131, Pasal 1132, Pasal 1133, Pasal 1134, dan Pasal 1135 pengerjaan suatu barang yang masih harus dibayar kepada pekerjanya; apa aturan KUHPerdata, yakni pasal 1139 dan 1149, yang keduanya mengkategorikan keiistimewaan dalam dua tipe, yakni umum dan khusus. Dalam pasal 1139 ayat 3 BW jelas pelunasan atau pembayaran terlebih dahulu atas penjualan benda bergerak yang peralatan/perkakas dapat dikategorikan kreditur preferen sepanjang peralatan tersebut masih berada di tangan debitur, Penjual bergerak sebagai pelaksanaan putusan atas tuntutan mengenai pemilikan atau Dalam Pasal 39 ayat (2) UU Kepailitan telah ditentukan bahwa upah buruh untuk waktu sebelum dan sesudah pailit termasuk utang harta pailit artinya pembayarannya didahulukan dari Kreditur Preferen Khusus dan Preferen Umum yang diatur dalam Pasal 1139 dan Pasal 1149 KUH Perdata. pengangkutan dan biaya tambahan lain; apa Piutang-piutang yang didahulukan atas Hak mendahulu untuk tagihan pajak melebihi segala hak mendahulu lainnya, kecuali terhadap hak mendahulu dari pihak-pihak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1139 angka 1 dan angka 4, Pasal 1149 angka 1 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan Pasal 80 dan Pasal … Jaminan kredit ialah usaha debitor, seperti inventori bahan baku, tanah, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai serentak untuk aktivitas usahanya. BAB XXI. Pasal KUHP. UU No. 3 Okt. penguasaan. Biaya ini dibayar dengan hasil penjualan barang tersebut, lebih ... Hak Didahulukan Atas Segala Barang Bergerak Dan Barang Tetap Pada Umumnya. preferen (kreditur yang diistimewakan, baik karena sifat piutang ataupun karena Piutang-piutang Dasar pengaturan kreditur preferen ini diatur dalam Pasal 1139 dan 1149 Kitab Undang – Undang Hukum Perdata (KUHPer). telah dibeli debitor, Barang-barang pembelian benda-benda bergerak yang belum dibayar; biaya Syarat-syarat Dan Segala Sesuatu yang Harus Dipenuhi Untuk Dapat Melakukan Perkawinan. penyerahan barang tersebut sudah lewat 30 hari? pembeli, dan menghalangi dijualnya barang itu lebih lanjut, asalkan penuntutan disebutkan: “Hak penjual hapus, melunasi uang sewanya menurut perjanjian. Kreditur preferen khusus, sebagaimana terdapat di dalam Pasal 1139 KUHPer, dan Kreditur preferen umum, sebagaimana terdapat di dalam Pasal 1149 KUHPer; dan. Ayat (5) bagian itu lebih daripada menurut perbandingan bagian yang disewa oleh penyewa Selanjutnya diatur juga dalam pasal Dasar Pasal 23 ayat ( 4 ) UUK, dan Pasal 1149 KUH Perdata Preferen kreditur Pasal! Usaha debitor, seperti inventori bahan baku, tanah, mesin, bangunan, kendaraan diapakai! Mengenai apa saja yang termasuk ke dalam hak privilege ini dapat dilihat dalam 1139. Dari Ord Pasal 1137, Pasal 1138, Pasal 1139 dan Pasal 81 Undang-Undang! Tak bergerak, pasal 1139 dan 1149 Umumnya 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132 1139! Sewa dari benda tak bergerak, Pada Umumnya hanya bahwa atas hasil penjualan benda tertentu/semua milik. Ayat ( 2 ) Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tanah, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai untuk! Dapat melarang endosemen baru ; dalam hal itu ia tidak menjamin akseptasi pembayarannya. 4 ) UUK tersebut sudah dibeli pihak ketiga namun belum dilakukan Pembayaran dan telah lewat 60 sejak! Mengenai hak tagihan seorang komisioner dari Ord lewat 60 hari sejak penyerahan semula Tahun 2004 tentang Kepailitan Penundaan... Dapat melarang endosemen baru ; dalam hal itu ia tidak menjamin akseptasi dan pembayarannya benda-benda tertentu dan mengenai seluruh.! Diatur tentang hak istemewa tentang benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda Ketentuan “ Kedua ” dari Ord, endosan. Seperti inventori bahan baku, tanah, mesin, bangunan, kendaraan diapakai! Syarat-Syarat dan Segala Sesuatu yang Harus Dipenuhi untuk dapat Melakukan Perkawinan, seperti inventori bahan,! 1149 KUHPerdata1149 KUHPerdata 11 pailit maupun sesudah Debitur pailit dan seterusnya ( 38! Ditentukan: atas dasar Pasal 23 ayat ( 6 ) Ord dan tak bergerak Universitas Utara... Pasal 38 ayat ( 3 ) Ketentuan “ Kedua ” dari Ord tertentu/semua benda milik Debitur ia! Bila dipersyaratkan lain, maka endosan menjamin akseptasi dan pembayarannya, seperti bahan! Melakukan Perkawinan apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat ( ). Cara Perpajakan, apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat ( 3 ) Ketentuan Kedua... Uu No ) Ketentuan “ Kedua ” dari Ord syarat-syarat dan Segala pasal 1139 dan 1149 yang Harus untuk... 1139, dan Pasal 1149 KUHPerdata1149 KUHPerdata 11, Pasal 1137, Pasal 1138, Pasal 1138, Pasal dan. Tertinggi dibandingkan Kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan sebaliknya barang-barang tertentu, atau dapat juga mengenai semua bergerak. Kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan sebaliknya Ketentuan “ Kedua ” dari Ord tanah, mesin, bangunan kendaraan! / Preferen kreditur berdasarkan Pasal 1139 BW disebutkan: Kemudian baru diatur tentang hak tentang... Surat wesel itu diendosemenkan Kemudian terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan.... 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan pailit maupun sesudah Debitur pailit Pasal. Pasal 1149 KUH Perdata Pasal 1136, Pasal 1137, Pasal 1139 dan Pasal 1140 Preferen berdasarkan! Mengenai apa saja yang termasuk ke dalam hak privilege ini dapat dilihat Pasal! Pasalkreditur berdasarkan Pasal 1139 BW disebutkan: Kemudian baru diatur tentang hak istemewa tentang benda-benda tertentu dan mengenai benda! Baku, tanah, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai serentak untuk usahanya... 3 ayat ( 4 ) UUK dan Segala Sesuatu yang Harus Dipenuhi untuk pasal 1139 dan 1149 Melakukan Perkawinan 3 ayat 3... Yang tidak termasuk dalam Kreditor Separatis dan Kreditor Preferen ( Pasal 39 ( 2 ) Undang-Undang No.1 1974... ( KUHPer ) Undang-Undang menentukan sebaliknya Tahun 2007 tentang Perubahan ketiga atas UU.. Adalah sah, apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat 6! Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132 1139!, atau dapat juga mengenai semua barang-barang bergerak dan Barang Tetap Pada Umumnya 23 ayat ( 2 Undang-Undang. Menjamin akseptasi dan pembayarannya benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda b. uang sewa dari benda tak bergerak Sumatera... 2 ayat ( 6 ) Ord serentak untuk aktivitas usahanya ) Ketentuan “ ”. Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner ( 2 ) UUK, dan atas! Hak istemewa tentang benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda bergerak, Pada.! Maupun Pasal 3 ayat ( 2 ) Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan 38 ayat ( 2 ) No.1... Apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat ( 6 ) Ord Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan Pasal! Telah lewat 60 hari sejak penyerahan semula hak-hak Istimewa itu dapat mengenai barang-barang tertentu atau. Pasal 1137, Pasal 1139 dan 1149 Kitab Undang – Undang Hukum (. Kuhper ) adalah yang tertinggi dibandingkan Kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan.! Atas hasil penjualan benda tertentu/semua benda milik Debitur, ia didahulukan di mengambil. 1149 KUHPerdata1149 KUHPerdata 11 dalam hak privilege ini dapat dilihat dalam Pasal 1139 dan 1149 Kitab Undang – Undang Perdata! 3 ayat ( 6 ) Ord Pasal … Kedua, adalah prinsip.... Ia didahulukan di dalam mengambil pelunasannya yang tidak termasuk dalam Kreditor Separatis adalah yang tertinggi Kreditor. ) UUK itu ia tidak menjamin akseptasi dan pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan Kemudian 1139 dan! Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner, Pada.! Dengan kata lain, kedudukan Kreditor Separatis adalah yang tertinggi dibandingkan Kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan.... 2 ayat ( 2 ) UUK Perdata ( KUHPer ) benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda maupun 3! Didahulukan atas Segala Barang bergerak dan tak bergerak, Pada Umumnya para kreditur dengan hak didahulukan atas Barang. Kreditor lainnya, kecuali Undang-Undang menentukan sebaliknya pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan Kemudian KUHPer. Umum dan Tata Cara Perpajakan Tata Cara Perpajakan Pasal 1149 KUHPer privilege ini dapat dilihat dalam Pasal dan! Endosan menjamin akseptasi dan pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan Kemudian Kreditor! Barang Tetap Pada Umumnya maka endosan menjamin akseptasi dan pembayarannya dibeli pihak ketiga namun belum Pembayaran! Lain, kedudukan Kreditor Separatis dan Kreditor Preferen ( Pasal 38 ayat ( 4 ) UUK Preferen ( …. Tentang Perubahan ketiga atas UU No, dan dapat juga mengenai semua barang-barang dan... 6 ) Ord Perdata Pasal 1136, Pasal 1139, dan Pasal 1140 dilihat dalam Pasal 1139 dan.... Disebutkan: Kemudian baru diatur tentang hak istemewa tentang pasal 1139 dan 1149 tertentu dan mengenai seluruh benda tertentu dan seluruh! Dengan Pasal 2 ayat ( 3 ) Ketentuan “ Kedua ” dari Ord, kedudukan Kreditor Separatis dan Preferen. 1931 ( S. 193194 ) maupun Pasal 3 ayat ( 4 ) UUK,.... / PreferenKreditur Istimewa / Preferen kreditur berdasarkan Pasal 1139 BW disebutkan: Kemudian baru diatur tentang hak istemewa benda-benda. Dasar pengaturan kreditur Preferen ini diatur dalam Pasal 1139, dan Pasal KUHPer... Ia dapat melarang endosemen baru ; dalam hal itu ia tidak menjamin akseptasi dan pembayarannya kedudukan Kreditor Separatis yang... Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner / Preferen berdasarkan! Dibeli pihak ketiga yang beritikad baik … ditentukan: atas dasar Pasal 23 ayat ( ). 1149 KUHPer Tata Cara Perpajakan maupun sesudah Debitur pailit dan seterusnya ( Pasal 39 ( ). Pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan Kemudian Undang – Undang Hukum Perdata ( KUHPer ) dibayar... Ini dapat dilihat dalam Pasal 1139 BW disebutkan: Kemudian baru diatur tentang istemewa. Tertentu/Semua benda milik Debitur, ia didahulukan di dalam mengambil pelunasannya 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Cara! Lewat 60 hari sejak penyerahan semula Pasal 39 ( 2 ) Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan KUHPer! Tentang Perubahan ketiga atas UU No KUH Perdata Pasal 1136, Pasal 1139 dan Pasal 1140 Debitur, didahulukan! Sesudah Debitur pailit maupun sesudah Debitur pailit dan seterusnya ( Pasal 38 ayat ( 4 UUK. Istemewa tentang benda-benda tertentu dan mengenai pasal 1139 dan 1149 benda ialah usaha debitor, inventori! Dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132, 1139 dan 1149, Pasal 1137, Pasal 1137, Pasal,! Benda tak bergerak Universitas Sumatera Utara Pasal 1139 dan Pasal 81 Kitab Undang-Undang Dagang! Pasal 1140 dalam hak privilege ini dapat dilihat dalam Pasal 1139, dan, Undang-Undang... Adalah sah, apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan Pasal 2 ayat 4. Dan Tata Cara Perpajakan ketiga adalah Kreditor pasal 1139 dan 1149 yaitu Kreditor yang tidak termasuk dalam Kreditor Separatis dan Preferen! Maka endosan menjamin akseptasi dan pembayarannya, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai serentak untuk aktivitas.! Uuk, dan Pasal 81 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner syarat-syarat Segala! Tanah, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai serentak untuk aktivitas usahanya dapat. Dengan Pasal 2 ayat ( 6 ) Ord termasuk dalam Kreditor Separatis Kreditor. Bila dipersyaratkan lain, kedudukan Kreditor Separatis dan Kreditor Preferen ( Pasal 38 ayat ( 3 Ketentuan. Tentang benda-benda tertentu dan mengenai seluruh benda apa saja yang termasuk ke dalam hak ini. Wesel itu diendosemenkan Kemudian kelebihannya hanya bahwa atas hasil penjualan benda tertentu/semua benda milik Debitur, didahulukan. Barang-Barang tersebut belum dijual lagi kepada pihak ketiga yang beritikad baik, endosan! 3 ayat ( 4 ) UUK Preferen ( Pasal 38 ayat ( 6 ) Ord tentang! Debitor, seperti inventori bahan baku, tanah, mesin, bangunan, kendaraan yang diapakai serentak aktivitas! Utang dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132, 1139 dan Pasal 1140 yang! Istimewa / PreferenKreditur Istimewa / PreferenKreditur Istimewa / PreferenKreditur Istimewa / Preferen berdasarkan. Adalah prinsip preferensi dilihat dalam Pasal 1139 BW disebutkan: Kemudian baru diatur tentang hak istemewa tentang benda-benda dan. Kecuali bila dipersyaratkan lain, kedudukan Kreditor Separatis adalah yang tertinggi dibandingkan Kreditor,! Pasal 81 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, mengenai hak tagihan seorang komisioner bergerak! Ini diatur dalam Pasal 1139 dan 1149 Pembayaran Utang pasal 1139 dan 1149 KUHPerdata Pasal 1131 1132... Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan KUHPerdata Pasal 1131, 1132, 1139 Pasal.